Bad English - When I See You Smile





Sometimes I wonder
How I’d ever make it through,
Through this world without having you
I just wouldn’t have a clue

‘Cause sometimes it seems
Like this world’s closing in on me,
And there’s no way of breaking free
And then I see you reach for me

Sometimes I wanna give up
I wanna give in,
I wanna quit the fight
And then I see you, baby
And everything’s alright,
everything’s alright

Chorus :
When I see you smile
I can face the world, oh
you know I can do anything
When I see you smile
I see a ray of light, oh
I see it shining right through the rain
When I see you smile, baby
When I see you smile at me, oh yeah

Baby there’s nothing in this world that could ever do
What a touch of your hand can do
It’s like nothing that I ever knew
And when the rain is falling
I don’t feel it
’cause you’re here with me now
And one look at you baby
Is all I’ll ever need.. Is all I’ll ever need..

Download lagunya Di sini
READMORE
 

Manusia dan Harapan


Harapan
Setiap manusia mempunyai harapan. Manusia yang tanpa harapan, berarti manusia itu mati dalam hidup. Orang yang akan meninggal sekalipun mempunyai harapan, biasanya berupa pesan-pesan kepada ahli warisnya. Harapan tersebut tergantung pada pengetahuan, pengalaman, lingkungan hidup, dan kemampuan masing-masing. Berhasil atau tidaknya suatu harapan tergantung pada usaha orang yang mempunyai harapan. Harapan berasal dari kata harap yang berarti keinginan supaya sesuatu terjadi; sehingga harapan berarti sesuatu yang diinginkan dapat terjadi. Dengan demikian harapan menyangkut masa depan.

    Harapan hampir mirip dengan cita-cita, hanya saja biasanya cita-cita itu adalah sesuatu yang diinginkan setinggi-tingginya, sedangkan harapan itu tidak terlalu muluk. Meskipun demikian, harapan dan cita-cita memiliki kesamaan, yaitu :
1. Keduanya menyangkut masa depan karena belum terwujud.
2. Pada umumnya baik cita-cita maupun harapan adalah menginginkan hal yang lebih baik atau lebih meningkat.

Sebab Manusia mempunyai Harapan
Ada 2 hal yang menyebabkan seseorang memiliki harapan, yaitu :
1. Dorongan Kodrat
Kodrat adalah sifat, keadaan atau pembawaan alamiah yang sudah terwujud dalam diri manusia sejak manusia itu diciptakan oleh Tuhan.
Dorongan kodrat menyebabkan manusia mempunyai keinginan atau harapan, misalnya menangis, tertawa, sedih, dan bahagia.
Dalam diri manusia masing-masing sudah terjelma sifat, kodrat pembawaan dan kemampuan untuk hidup bergaul, hidup bermasyarakat, dan hidup bersama dengan manusia lain.
Dengan kodrat inilah, manusia memiliki harapan.

2. Dorongan Kebutuhan Hidup
Manusia memiliki kebutuhan hidup, umumnya adalah kebutuhan jasmani dan rohani. Untuk memenuhi kebutuhan itu manusia harus bekerja sama dengan manusia lain. Hal ini disebabkan karena kemampuan manusia sangat terbatas baik kemampuan fisik maupun kemampuan berpikirnya.
Menurut Abraham Maslow, sesuai dengan kodratnya, harapan atau kebutuhan manusia itu adalah :
a. Kelangsungan hidup (survival).
b. Keamaanan (safety).
c. Hak dan kewajiban untuk mencintai dan dicintai (be loving and loved).
d. Diakui lingkungan (status).
e. Perwujudan cita-cita (self-actualization).
Dengan adanya dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup maka manusia mempunyai harapan. Karena pada hakekatnya harapan itu adalah keinginan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Pengertian Kepercayaan
Kepercayaan berasal dari kata percaya, artinya mengakui atau meyakini akan kebenaran. Kepercayaan adalah hal-hal yang berhubungan dengan pengakuan atau keyakinan akan kebenaran.
Ada jenis pengetahuan yang dimiliki seseorang, bukan karena hasil penyelidikan sendiri, melainkan karena diterima orang lain. Kebenaran pengetahuan yang didasarkan atas orang lain itu disebabkan karena orang itu dipercaya. Dalam agama terdapat kebenaran-kebenaran yang dianggap diwahyukan artinya diberikan Tuhan, baik langsung atau tidak langsung kepada manusia.
Dasar kepercayaan adalah kebenaran. Sumber kebenaran adalah manusia. Kepercayaan itu dapat dibedakan atas :

·           Kepercayaan Pada Diri Sendiri
Kepercayaan kepada diri sendiri itu ditanamkan setiap pribadi manusia. Percaya kepada diri sendiri pada hakekatnya adalah kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

·           Kepercayaan Kepada Orang Lain
Kepercayaan kepada orang lain itu sudah tentu percaya kepada terhadap kata hatinya, atau terhadap kebenarannya. Karena ada ucapan yang berbunyi ” orang dipercaya karena ucapannya”.

·           Kepercayaan Kepada Pemerintah
Pandangan demokratis mengatakan bahwa kedaulatan adalah dari rakyat, dan milik rakyat. Rakyat adalah negara dan rakyat itu menjelma pada negara. Seseorang mempunyai arti hanya dalam masyarakat, dan negara. Hanya negara sebagai keutuhan (totalitas) yang ada, sehingga kedaulatan mutlak pada negara. Satu-satunya yang mempunyai hak adalah negara. Manusia perseorangan tidak mempunyai hak, tetapi hanya kewajiban.
Karena itu jelaslah bagi kita, baik teori maupun pandangan teokratis atau demokratis negara pemerintah itu benar, karena Tuhan adalah sumber kebenaran. Sehingga wajar jika manusia sebagai warga negara percaya kepada negara dan pemerintah.

·           Kepercayaan Kepada Tuhan
        Kepercayaan kepada Tuhan yang maha kuasa itu amat penting, karena keberadaan manusia itu bukan dengan sendirinya, tetapi diciptakan oleh Tuhan. Kepercayaan itu amat penting karena merupakan tali kuat yang dapat menghubungkan manusia dengan Tuhannya. Kepercayaan berarti keyakinan dan pengakuan akan kebenaran adanya Tuhan. Oleh karena itu, jika manusia ingin memohon pertolongan kepadaNya, maka manusia harus percaya kepada Tuhan.

READMORE
 

Manusia dan Tanggung Jawab


A.       Pengertian tanggung jawab
Tanggung jawab menurut kamus bahasa indonesia adalah, keadaan wajib menaggung segala sesuatunya. Sehingga bertanggung jawab menurut kamus umum bahasa indonesia adalah berkewajiban menaggung, memikul,menanggung segala sesuatunya,dan menanggung akibatnya.
Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang di sengaja maupun yang tidak di sengaja.tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajiban.
Tanggung jawab itu bersifat kodrati,artinya sudah menjadi bagian hidup manusia ,bahwa setiap manusia di bebani dengan tangung jawab.apabila di kaji tanggung jawab itu adalah kewajiban yang harus di pikul sebagai akibat dari perbuatan pihak yang berbuat.
Tanggung jawab adalah cirri manusia yang beradab.manusia merasa bertanggung jawab karena ia menyadari akibat baik atau buruk perbuatannya itu, dan menyadari pula bahwa pihak lain memerlukan pengadilan atau pengorbanan .
B.        Macam –macam tanggung jawab
Manusia itu berjuang memnuhi keperluannya sendiri dan untuk keperluan orang lain.dalam usahanya manusia juga menyadari bahwa ada kekuatan lain yang ikut menentukan yaitu kekuasaan tuhan.dengan denikian tanggung jawab itu dapat di bedakan menurut keadaan manusia atau hubungan yang di buatnya.atas dasar ini, lalu di kenal beberapa jenis tanggung jawab, yaitu:
• Tanggung jawab terhadap diri sendiri
Tanggung jawab terhadap didir sendiri menuntut kesadaran setiap orang untuk memenuhi kewajibannya sendiri daam mengembangkan keperibadian senbgai manusia pribadi.
Contohnya:
Nurul membaca sambil berjalan.meskipun senentar-bentar ia meliaht jalan,tetap juga ia lengah,dan terperosok kesebuah lobang.kakinya terkilir.ia menyesali dirinya sendiri akan kejadian itu.ia harus beristrahat di rumah beberapa hari. Konsekuensi tinggal di rumah beberapa hari merupakan tanggung jawab sendiri akan kelengahannya.
• Tanggung jawab terhadap keluarga
Keluarga merupakan masuarakat kecil.tiap anggota keluarga wajib bertanggung jawab kepada keluarganya.tanggung jawab ini menyangkut nama baik keluarga. Tetapi tanggung jawab juga merupakan kesejaterahaan ,keselamatan,pendidikan dan kehidupan
• Tanggung jawab terhadap masyarakat
Pada hakekatnya manusia tidak bisa hidup tanpa bantuan manusia lain, selain dengan keduduknnya sebagai mahluk social.karena membutuhkan manusia lain maka ia harus berkomunikasi dengan manusia lain tersebut.
• Tanggung jawab kepada bangsa/Negara
Suatu kenyataan lagi, bahwa tiap manusia,tiap individu adalah warga Negara suatu Negara.dalam berpikir,berbuat,bertindak,bertingkah laku manusia terikat oleh norma-norma yang di buat oleh Negara.manusia tidak dapat berbuat semaunya sendiri.bila perbuatan manusia itu salah,maka ia harus bertanggung jawab kepada Negara.
• Tanggung jawab terhadap tuhan
Tuhan menciptakan manusia di bumi ini bukanlah tanpa tanggung jawab,melainkan untuk menngisi kehidupan manusia mempunyai tanggung jawab langsung terhadap tuhan.sehingga tindakan manusia tidak bisa lepas dari hukuman-hukuman tuhan yang dituangkan dalam berbagai kitab suci mlalui brbagai macam agama.

C.       Pengabdian dan pengorbanan
Wujud tanggung jawab juga berupa pengabdian dan pengorbanan.pengadilan dan pengorbanan adalah perbuatan bail untuk kepentingan manusia itu sendiri.
• Pengabdian
Pengabdian aadalah perbuatan baik yang berupa pikiran,pendapat sebagai perwujudan kesetiaan, atau suatu kesetiaan yang di lakukan dengan ikhlas.
Pengabdian itu ada hakekatnya adalah rasa tanggung jawab.apabila orang bekerja keras seharian penh untuk mencukupi kebutuhan.lain hal nya jika kita membantu teman dalam kesulitan mungkin sampai berhari-hari itu bukan pengabdian,tetapi hanya bantuan saja.
• Pengorbanan
Pengorbanan berasal dari kata korban yang berarti persembahan,sehingga pengorbanan berarti pemberian untuk menyatakan kebaktian.dengan demikian pengorbanan yang bersifat kebaktian itu mengandung unsur keikhlasan yang tidak mengandung pamrih.
D. Perbedaan pengabdian dan pengorbanan
Perbedaan antara pengertian pengabdian dan pengabdian tidak begitu jelas. Karena adanya pengabdian tentu ada pengorbanan. Antara sesame kawan, sulit di katakana pengabdian, karena kata pengabdian mengandung arti lebih rendah tingkatnya.tetapi untuk kata pengorbanan dapat juga diterapkan kepada sesama teman .
Pengorbanan merupakan akibat dari pengabdian.pengorbanan dapat berupa harta benda , pikiran, perasaan, bahkan dapat juga berupa jiwanya.
Pengabdian lebih banyak menunjukan kepada perbuatan sedangkan, pengorbanan lebih banyak menunjukan kepada pemberian sesuatu misalnya berupa pikiran ,perasaan, tenaga,biaya,waktu. Dalam pengabdian selalu ditunut pengorbanan, tetapi pengorbanan belum tentu menuntut pengabdian

READMORE
 

Manusia dan Pandangan Hidup



Pengertian Pandangan hidup
Setiap manusia mempunyai pandangan hidup. Pandangan hidup itu bersifat kodrati karena ia menentukan masa depan seseorang. Pandangan hidup artinya pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, petunjuk hidup di dunia. Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya. Dengan demikian pandangan hidup itu bukanlah timbul seketika atau dalam waktu yang singkat saja, melainkan melalui proses waktu yang lama dan terus menerus, sehingga hasil pemikiran itu dapat diuji kenyataannya. Hasil pemikiran itu dapat diterima oleh akal, sehingga diakui kebenarannya. Atas dasar itu manusia menerima hasil pemikiran itu sebagai pegangan, pedoman, arahan, atau petunjuk yang disebut pandangan hidup. Pandangan hidup berdasarkan asalnya yaitu terdiri dari 3 macam :
·       Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya
·       Pandangan hidup yang berupa ideology yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada suatu Negara
·       Pandangan hidup hasil renungan yaitu pandangan hidup yang relatif kebenarannya.
Apabila pandangan hidup itu diterima oleh sekelompok orang sebagai pendukung suatu organisasi, maka panandangan hidup itu  disebut ideology. Pandangan hidup pada dasarnya mempunyai unsure-unsur  yaitu : cita-cita, kebajikan, usaha, keyakinan/kepercayaan. CIta-cita ialah apa yang diinginkan yang mungkin dapat dicapai dengan usaha atau perjuangan. Tujuan yang hendak dicapai ialah kebajikan, yaitu segala hal yang baik yang membuat manusia makmur, bahagia, damai, tentram. Usaha atau perjuangan adalah kerja keras yang dilandasi keyakinan/kepercayaan. Keyakinan/kepercayaan diukur dengan kemampuan akal, kemampuan jasmana, dan kepercayaan kepada Tuhan.

Cita-cita
Menurut kamus umum bahasa Indonesia cita-cita adalah keinginan, harapan, tujuan yang selalu ada dalam pikiran. Baik keinginan, harapan, maupun tujuan merupakan apa yang mau diperoleh seseorang pada masa mendatang. Dengan demikian cita-cita merupakan pandangan masa depan, merupakan pandangan hidup yang akan dating. Pada umumnya cita-cita merupakan semacam garis linier yang makin lama makin tinggi, dengan perkataan lain : cita-cita merupakan keinginan, harapan, dan tujuan manusia yang makin tinggi tingkatannya.

Apabila cita-cita itu tidak mungkin atau belum mungkin terpenuhi, maka cita-cita itu disebut angan-angan. Disini persyaratan  dan kemampuan tidak/belum dipenuhi sehingga usaha untuk mewujudkan cita-cita itu tidak mungkin dilakukan. Antara masa sekarang yang merupakan realita dengan masa yang akan dating sebagai ide atau cita-cita terdapat jarak waktu. Dapatkan seseorang mencapai apa yang dicita-citakannya tergantung dari 3 faktor; pertama factor manusia yang memiliki cita-cita, kedua kondisi yang dihadapi selama mencapai apa yang dicita-citakannya dan ketiga seberapa tinggikah cita-cita yang hendak dicapai.

Kebajikan
Kebajikan atau kebaikan atau perbuatan yang mendatangkan kebaikan pada hakekatnya sama dengan perbuatan moral, perbuatan yagn sesuai dengan norma-norma agama dan etika. Manusia berbuat baik, karena menurut kodratnya manusia itu baik, mahluk bermoral. Atas dorongan suara hatinya manusia cenderung berbuat baik.. Sebagai mahluk pribadi, manuda dapat menentukan sendiri apa yang baik dan apa yang buruk. Baik dan buruk itu ditentukan oleh suara hati. Suara hati adalah semacam bisikan didalam hati yang mendesak seseorang, untuk menimbang dan menentukan baik buruknya suatu perbuatan, tindakan atau tingkah laku. Jadi suara hati dapat merupakan hakin untuk diri sendiri.
            Suara hati selalu memilik yang baik, sebab itu ia selalu mendesak orang untuk berbuat yang baik bagi dirinya. Oleh karena itu, kalau seseorang berbuat sesuatu sesuai dengan bisikan hatinya, maka orang tersebut perbuatannya pasti baik. Jadi berbuat dan bertindak menurut suara hati, maka tindakan itu adalah baik. Jadi baik atau buruk itu dilihat menurut suara hati sendiri. Meskipun demikian harus dinilai dan diukur menurut suatu atau pendapat umum. Jadi kebajikan adalah perbuatan yang sesuai dengan suara hati kita, suara hati masyarakat dan hukum Tuhan. Kebajikan manusia nyata dan dapat dirasakan dalam tingkah lakunya, karena tingkah laku bersumber pada pandangan hidup, maka setiap orang memiliki tingkah laku sendiri-sendiri, sehingga tingkah laku setiap orang berbeda-beda. Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkah laku seseorang adalah: factor pembawaan, factor lingkungan dan pengalaman.

Usaha/perjuangan
Usaha /perjuangan adalah kerja keras untuk mewujudkan cita-cita. Kerja keras itu dapat dilakukan dengan otak/ilmu maupun denan tenaga/jasmani, atau dengan kedua-duanya. Kerja keras pada dasarnya menghargai dan meningkatkan harkat dan martabat manusia. Untuk bekerja keras manusia dibatasi oleh kemampuan, karena kemampuan terbatas timbul perbedaan tingkat kemakmuran antara manusia satu dan manusia lainnya,

keyakinan/kepercayaan
Keyakinan/kepercayaan yang menjadi dasar pandangan hidup berasal dari akal atau kekuasaan Tuhan. Menurut Prof.Dr.Harun Nasution, ada 3 aliran filsafat yaitu
aliran naturalisme; hidup manusia itu dihubungkan dengan kekuatan gaib yang merupakan kekuatan tertinggi. Kekuatan gaib itu dari nature, dan itu dari Tuhan. Tetapi yang tidak percaya pada Tuhan, nature itulah yang tertinggi. Aliran naturalisme berisikan spekulasi mungkin ada Tuhan mungkin juga tidak ada.
aliran intelektualisme; dasar aliran ini adalah logika/akal. Manusia mengutamakan akal. Dengan akal manusia berpikir, mana yang benar menurut akal itulah yang baik, walaupun bertentangan dengan kekuatan hati nurani. Manusia yakin bahwa dengan kekuatan piker (akal) kebajikan itu dapat dicapai dengan sukses. Dengan akal diciptakan teknologi, teknologi adalah alat Bantu mencapai kebajikan yang maksimal, walaupun mungkin teknologi memberi akibat yang bertentangan dengan akal. Apabila aliran ini dihubungkan dengan pandangan hidup, maka keyakinan manusia itu bermula dari akal. Jadi pandangan hidup ini dilandasi oleh keyakinan kebenaran yang diterima akal.Benar menurut akal itulah yang baik. Manusia yakin bahwa kebajikan hanya dapat diperoleh dengan akal (ilmu dan teknologi). Pandangan hidup ini disebut liberalisme. Kebebasan akal menimbulkan kebebasan bertingkah laku dan berbuat, walaupun tingkah lakudan perbuatannya itu bertentangan dengan hati nurani. Kebebasan akal lebih ditekankan pada setiap individu. Karena itu individu yang berakal (berilmu dan berteknologi) dapat menguasai individu yang berpikir rendah (bodoh).
aliran gabungan; Dasar aliran ini idalah kekuatan gaib dan juga akal. Kekuatan gaib artinya kekuatan yang berasal dari Tuhan, percaya adanya Tuhan sebagai dasar keyakinan. Sedangkan akal adalah dasar kebudayaan, yang menentukan benar tidaknya sesuatu. Segala sesuatu dinilai dengan akal, baik sebagai logika berpikir maupun sebagai rasa (hati nurani). Jadi apa yang benar menurut logika berpikir juga dapat diterima oleh hati nurani. Apabial aliran ini dihubungkan dengan pandangan hidup, maka akan timbil dua kemungkinan pandangan hidup. Apabila keyakinan lebih berat didasarkan pada logika berpikir, sedangkan hati nurani dinomorduakan, kekuatan gaib dari Tuhan diakui adanya tetapi tidak menentukan, dan logika berpikir tidak ditekankan pada logika berpikir individu, melainkan logika berpikir kolektif (masyarakat), pandangan hidup ini disebut sosialisme. Apabila dasar keyakinan itu kekuatan gaib dari Tuhan dan akal, kedua-duanya mendasari keyakinan secara berimbang, akan dalam arti baik sebagia logika berpikir maupun sebagai daya rasa (hati nurani), logika berpikir baik secara individual maupun secara kolektif panangan hidup ini disebut sosialisme-religius. Kebajikan yang dikehendaki adalah kebajikan menurut logika berpikir dan dapat diterima oleh hati nurani, semuanya itu berkat karunia Tuhan.

Langkah-langkah berpandangan hidup yang baik :
·       mengenal
·       mengerti
·       menghayati
·       meyakini
·       mengabdi
·       mengamankan


READMORE
 

Manusia dan Keadilan


Keadilan berasal dari bahasa arab “adl” yang artinya bersikap dan berlaku dalam keseimbangan.Keseimbangan meliputi keseimbangan antara hak dan kewajiban dan keserasian dengan sesama makhluk.Keadilan pada hakikatnya adalah  memperlakukan seseorang atau orang lain sesuai haknya atas kewajiban yang telah di lakukan.Yang menjadi hak setiap orang adalah di akui dan di perlakukan sesuai harkat dan mertabatnya yang sama derajatnya di mata Tuhan YME.Hak-hak manusia adalah hak-hak yang diperlukan manusia bagi kelangsungan hidupnya di dalam masyarakat.

Keadilan dalam kehidupan manusia adalah sangat prinsip dan di manapun tidak mengenal waktu dan tempat selalu di perjuangkan. Keadilan   adalah bagian dari hak asasi yang telah di miliki manusia sejak di lahirkan tanpa perbedaan.Manusia tidak dapat di pisahkan dari keadilan,karena dengan keadilanlah manusia dapat mempertahankan hidupnya.

Namun kita sering mendengar bahwa keadilan masih belum terealisasi dengan baik dalam kehidupan keluarga,bermasyarakat,berbangsa dan bernegara.Contohnya masih banyak pekerja rumah tangga mendapat perlakuan tidak adil dari majikannya,seorang istri yang tidak mendapat hak yang seharusnya ia dapatkan dari suaminya,seorang anak yang tidak mendapat haknya dari orang tuanya,ataupun hak-hak warga negara yang belum terpenuhi seperti,hak untuk hidup layak,merdeka dari kemiskinan,hak mendapatkan pendidikan dan hak untuk menyatakan pendapat.

Terkadang manusia merasa bahwa hidup ini tidak adil,sebenarnya bukan hidupnya yang tidak adil melainkan lingkungan yang kurang memberikan rasa adil atau bahkan dirinya sendiri yang sulit untuk bersikap adil terhadap sesama.Kita dapat menuntut keadilan appabila kita sudah melaksanakan apa yang menjadi sebuah kewajiban,namun kita belum atau tidak mendapatkan hak atas apa yang telah kita kerjakan.

Didalam negara berkembang,masalah keadilan terasa sekali dalam proses pembangunan bangsanya.Salah satu wujud dari keadilan adalah bilamana pemerintah dan rakyatnya terdapat saling pengertian yang baik.Hal ini berkaitan dengan fungsi menciptakan keadilan bagi seluruh rakyatnya.Suatu negara dapat di katakan maju apabila seluruh rakyatnya sudah mendapatkan keadilan.

Manusia adalah bagian dari kedilan,manusia dapat menciptakan keadilan untuk dirinya maupun untuk orang lain.Sebagai manusia hendaknya kita dapat saling memberikan rasa keadilan.Menghargai hak maupun kewajiban adalah tonggak terciptanya keadilan.Maka dari itu mulailah untuk dapat bersikap adil bagi dirinya sendiri maupun bagi orang lain sejak dini,jangan kita menuntut hak apabila kita belum melaksanakan kewajiban.



READMORE
 

Manusia dan Penderitaan


A.    PENGERTIAN PENDERITAAN
Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta dhra artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan itu dapat lahir atau batin, atau lahir batin.

Penderitaan termasuk realitas dunia dan manusia. Intensitas penderitaan bertingkat-tingkat, ada yang berat ada juga yang ringan. Namun peranan individu Juga menentukan berat tidaknya intensitas penderitaan. Suatu peristiwa yang dianggap penderitaan oleh seseorang belurn tentu merupakan penderitaan bagi orang lain. Dapat pula suatu penderitaan merupakan energi untuk bangkit bagi seseorang, atau sebagai langkah awal untuk mencapai kenikmatan dan kebahagiaan.

Penderitaan akan dialami oleh semua orang, hal itu sudah merupakan “risiko” hidup. Tuhan memberikan kesenangan atau kebahagiaan kepada umatnya, tetapi juga memberikan penderitaan atau kesedihan yang kadang-kadang bermakna agar manusia sadar untuk tidak memalingkan dariNya. Untuk itu pada urnumnya manusia telah diberikan tanda atau wangsit sebelumnya, hanya saja mampukah manusia menangkap atau tanggap terhadap peringatan yang diberikanNya? . Tanda atau wangsit demikian dapat berupa mimpi sebagai pemunculan rasa tidak sadar dari manusia waktu tidur, atau mengetahui melalui membaca koran tentang teIjadinya penderitaan. Kepada manusia sebagai homo religius Tuhan telah memberikannya

B. SIKSAAN
Siksaan dapat diartikan sebagai siksaan badan atau jasmani, dan dapat juga berupa siksaan jiwa atau rokhani. Akibat siksaan yang dialami seseorang, timbullah penderitaan.
iksaan yang sifatnya psikis misalnya kebimbangan, kesepian dan ketakutan.

1. Kebimbangan
Kebimbangan dialami oleh seseorang bila ia pada suatu saat tidak dapat menentukan pilihan mana yang akan diambil. Misalnya pada suatu saat apakah seseorang yang bimbang itu pergi atau tidak, siapakah dari kawannya yang akan dijadikan pacar tetapnya. Akibat dari kebimbangan seseorang berada dalam keadaan yang tidak menentu, sehingga ia merasa tersiksa dalam hidupnya saat itu. Bagi orang yang lemah berpikirnya, masalah kebimbangan Akan lama dialami, sehingga siksaan itu berkepanjangan.
2. Kesepian
Kesepian dialami oleh seseorang merupakan rasa sepi dalam dirinya sendiri atau jiwanya walaupun ia dalarn lingkungan orang ramai, Kesepian ini tidak boleh dicampur adukkan dengan keadaan sepi seperti yang dialami oleh petapa atau biarawan yang tinggalnya ditempat yang sepi. Tempat mereka memang sepi tetapi hati mereka tidak sepi. Kesepian juga merupakan salah satu wujud dari siksaan yang dapat dialami oleh seseorang. Seperti halnya kebimbangan, kesepian perlu cepat diatasi agar seseorang jangan terus menerus merasakan penderitaan batin.
3. Ketakutan
Ketakutan merupakan bentuk lain yang dapat menyebabkan seseorang mengalami siksaan batin. Bila rasa takut itu dibesar-besarkan yang tidak pada tempatnya, maka disebut sebagai phobia. Pada umumnya orang memiliki satu atau lebih phobia ringan seperti takut pada tikus, ular, serangga dan lain sebagainya. Tetapi pada sementara orang ketakutan itu sedemikian hebatnya sehingga sangat mengganggu. Seperti pada kesepian, ketakutan dapat juga timbul atau dialami seseorang walaupun lingkungannya ramai, sebab ketakutan merupakan hal yang sifatnya psikis.

Orang yang mengalami penderitaan mungkin akan memperoleh pengaruh bermacam-macam dan sikap dalam dirinya. Sikap yang timbul dapat berupa sikap positif ataupun sikap negative. Sikap negative misalnya penyesalan karena tidak bahagia, sikap kecewa, putus asa, atau ingin bunuh diri. Kelanjutan dari sikap negatif ini dapat timbul sikap anti, mislanya anti kawain atau tidak mau kawin, tidak punya gairah hidup, dan sebagainya. Sikap positif yaitu sikap optimis mengatasi penderitaan, bahwa hidup bukan rangkaian penderitaan, melainkan perjuangan membebaskan diri dari penderitaan dan penderitaan itu adalah hanya bagian dari kehidupan. Sikap positif biasanya kreatif, tidak mudah menyerah, bahkan mungkin timbul sikap keras atau sikap anti. Misalnya sifat anti kawin paksa, ia berjuang menentang kawin paksa, dan lain-lain.
READMORE
 

Manusia dan Keindahan


Keindahan
Keindahan, sering diutarakan kepada situasi tertentu, artik kata keindahan yaitu berasal dari kata indah,artinya bagus, permai, cantik, elok, molek dan sebagainya. Keidahan identik dengan kebenaran. Keindahan kebenaran dan kebenaran adalah keindahan. Keduanya mempunyai nilai yang sama yaitu abadi, dan mempunyai daya tarik yang selalu bertambah. Yang tidak mengandung kebenaran berarti tidak indah. Keindahan juga bersifat universal, artinya tidak terikat oleh selera perseorangan, waktu dan tempat, kedaerahan, selera mode, kedaerahan atau lokal.

Apakah keindahan Itu ?
Sebenarnya sulit bagi kita untuk menyatakan apakah keindahan itu. Keindahan itu suatu konsep abstrak yang tidak dapat dinikmati karena tidak jelas. Keindahan itu baru jelas jika telah dihubungkan dengan sesuatu yang berwujud atau suatu karya.
Menurut cakupannya orang harus membedakan keindahan sebagai suatu kualita abstrak dan sebagai sebuah benda tertentu yang indah. Untuk pembedaan itu dalam bahasa Inggris sering dipergunakan istilah “beauty” (keindahan) dan “the beautiful” (benda atau hal indah). Dalam pembatasan filsafat, kedua pengertian ini kadang-kaang dicampuradukkan saja. Disamping itu terdapat pula perbedaan menurut luasnya pengertian; yakni
1.       keindahan dalam arti luas
2.       keindahan dalam arti estetis murni
3.       keindahan dalam arti terbatas dalam pengertiannya dengan penglihatan
Keindahan alam arti luas merupakan pengertian semula dari bangsa Yunani dulu yang didalamnya tercakup pula kebaikan. Plato misalnya menyebut tentang watak yang indah dan hukum yang indah, sedang Aristoteles merumuskan keindahan sebagai sesuatu yang selain baik juga menyenangkan. Plotinus menulis tentang ilmu yang indah, kebajikan yang indah. Orang Yunani dulu berbicara juga tentang buah pikiran yang indah dan adap kebiasaan yang indah. Tapi bangsa Yunani juga mengenal keindahan dalam arti estetis yang disebutnya “symetria” untuk keindahan berdasarkan penglihatan dan harmonia untuk keindahan berdasarkan pendengaran. Jadi pengertian keindahan seluas-luasnya meliputi : keindahan seni, keindahan alam, keindahan moral dan keindahan intelektual.

Nilai estetik.
Dalam rangka teori umum tentang nilai The Liang gie menjelaskan bahwa pengertian keindahan dianggap sebagai salah satu jenis nilai sepertihalnya nilai moral, nilai ekonomik, nilai pendidikan dan sebagainya. Nilai yang berhubungan dengan segaa sesuatu yang tercakup dalam pengertian keindahan disebut nilai estetik. Nilai adalah suatu relaitas psikologis yang harus dibedakan secara tegas dari kegunaan, karena terdapat dalam jiwa manusia dan bukan pada bendanya itu sendiri. Nilai itu oleh orang dipercaya terdapa pada sesuatu benda sampai terbukti ketakbenarannya.
Apa sebab manusia menciptakan keindahan ?
1.       Tata nilai yang telah usang
2.       Kemerosotan zaman
3.       Penderitaan Manusia
4.       Keagungan Tuhan

Renungan
Renungan berasal dari kata renung; artinya diam-diam memikirkan sesuatu, atau memikirkan sesuatu dengan dalam-dalam. Renungan adalah hasil merenung. Dalam merenung untuk menciptakan seni ada beberapa teori antara lain : teori pengungkapan, teori metafisik dan teori psikologis.

Teori Pengungkapan.
Dalil teori ini ialah bahwa “arts is an expresition of human feeling” ( seni adalah suatu pengungkapan dari perasaan manusia) Teori ini terutama bertalian dengan apa yang dialami oleh seorang seniman ketika menciptakan karya seni. Tokoh teori ekspresi yang paling terkenal ialah filsuf Italia Benedeto Croce (1886-1952) Beliau antara lain menyatakan bahwa “Seni adalah pengungkapan pesan-pesan) expression adalah sama dengan intuition, dan intuisi adalah pegnetahuan intuitif yang diperoleh melalui penghayatan tentagn hal-hal individual yang menghasilkan gambaran angan-angan (images).”
Seorang tokoh lainnya adalah Leo Tolstoi dia menegaskan bahwa kegiatan seni aalah memunculkan dalam diri sendiri suatu perasaan yagn seseorang telah mengalaminya dan setelah memunculkan itu kemudian dengan perantaraan berbagai gerak, garis, warna, suara dan bentuk yang diungkapkan dalam kata-kata memindahkan perasaan itu sehingga orang-orang mengalami perasaan yang sama.
Teori Metafisik
Teori seni yang bercotak metafisik  merupakan salah satu contoh teori yang tertua, yakni berasal dari Platoyang karya-karyanya untuk sebagian membahas estetik filsafat, konsepsi keindahan dari teori seni. Mengenai sumber seni Plato mengungkapkan suatu teori peniruan (imitation teori). Ini sesuai dengan metafisika Plato yang mendalikan adanya dunia ide pada tarat yang tertinggi sebgai realita Ilahi. Paa taraf yang lebih rendah terdapat realita duniawi ini yang merupakan cerminan semu dan mirip realita ilahi. Dan karyu seni yang dibuat manusia adalah merupakan mimemis (tiruan) dari ralita duniawi.

Teori Psikologis
Para ahli estetik dalam abad modern menelaah teori-teori seni dari sudut hubungan karya seni dan alam pikiran penciptanya dengan mempergunakan metode-metode psikologis. Misalnya berdasarkan psikoanalisa dikemukakan bahwa proses penciptaan seni adalah pemenuhan keinginan-keinginan bawah sadar dari seseorang seniman. Sedang karya seni tiu merupakan bentuk terselubung atau diperhalus yang wujudkan keluar dari keinginan-keinginan itu. Teori lain lagi yaitu teori permainan yang dikembangkan oleh Fredrick Schiller (1757 -1805) dan Herbert Spencer ( 1820 – 1903 ) menurut Schiller, asal seni  adalah dorongan batin untuk bermain-main (play impulse) yang ada dalam diri seseorang. Seni merupakan semacam permainan menyeimbangkan segenap kemampuan mental manusia berhubungan dengan adanya kelebihan energi yang harus dikeluarkan. Dalam teori penandaan (signification theory) memandang seni sebagai lambing atau tanda dari perasaan manusia.



READMORE
 

IBU - AKU MENCINTAIMU


  ” Karena tidak ada kasih sayang yang sesungguhnya abadi dalam pikiran kita selain kasih sayang seorang ibu yang selalu kita ingat sampai kita berakhir nanti ” Agnes Davonar

Dalam hidup, kita memiliki banyak kasih sayang. Kasih sayang yang mungkin bagi sebagian orang hanya sesaat tapi bagi yang lain menjadi abadi selamanya. Seperti kisah ini, kisah kasih sayang seorang ibu yang aku harapkan pernah terjadi dalam pada hidup kalian tapi tidak kalian sia-siakan. Ingatlah, Kasih sayang seorang ibu tidak akan pernah berhenti ia berikan dalam keadaan apapun. Semoga kisah ini menyadarkan kalian betapa penting arti ibu dalam hidup kalian.

Aku punya seorang ibu, dalam usia yang muda, ia melahirkanku karena pernikahannya yang muda. Ayah dan ibu hidup bahagia dan melahirkan aku yang manja dan serba hidup cukup. Sampai umurku 7 tahun, aku selalu mendapatkan apapun yang aku inginkan. Untungnya aku pintar sehingga selalu menjadi juara kelas. Kata guruku sih, aku ini jenius sehingga walaupun tanpa belajar pun nilai ujian di kelasku selalu mendapatkan nilai A.

Kebahagiaan yang aku rasakan dan kemewahan yang aku rasakan semua tiba-tiba menjadi sirna ketika ayah mengalami kecelakaan. Ia meninggal dan meninggalkan hutang yang begitu besar. Aku tidak pernah siap miskin tapi tidak dengan ibu. Kami kehilangan rumah dan harus tinggal dirumah susun murah yang hanya memiliki satu ruangan dengan satu kamar. Ibu tau, aku pintar dan tidak seharusnya berhenti sekolah, karena penikahan yang muda dan ditentang keluarga akhirnya ibu terusir dari keluarganya. Sedangkan orang tua ayah, sudah tak ada siapapun yang mau membantu kehidupan kami.

Setelah menjual segala perhiasan yang ia miliki. Ibu memiliki ide untuk berjualan bakmi ayam. Saat itu umurku 13 tahun. Ia masih harus menanggung hutang-hutang ayah yang harus ia bayar.

“ ibu akan berjualan bakmi untuk membantu kehidupan kita. Angel bantu-bantu.. ibu ya?”

Aku terdiam dan rasanya tidak menyukai ide ibu.

“ ibu akan jualan bakmi dimana? Memangnya ibu bisa buat bakmi?” tanyaku.

“ Loh dulu nenek ibu kan dagang bakmi, jadi ibu tau resepnya. lalu mungkin ibu berdagang di depan jalan besar depan komplek. Disitu banyak orang yang kerja di pasar. Kali-kali saja laris. Sehingga kamu bisa tetap sekolah.”

“ aku gak mau.. aku malu. Ibu saja yang jualan, aku gak mau bantu..”

“ iya nak, kamu gak usah bantu ibu, kamu cukup belajar yang giat dan ibu yang nantinya akan bekerja..besok ibu akan pergi ke sekolah kamu untuk mencoba meminta beasiswa..”

Aku senang ibu tidak mengharapkan aku berjualan bersamanya. Apa jadinya kata orang tentangku. Ibu memiliki gerobak bakmi yang ia beli bekas dan setiap pagi ia akan mendorong gerobak itu ke lapak tempatnya berjualan lalu sepagi mungkin sebelum matahari terbit ia sudah tidak ada di rumah ketika aku bangun. Ia tidak pernah memintaku untuk berjualan tapi terkadang aku membantunya untuk sekedar memotong bawang putih dan hanya tugas-tugas mudah di dalam rumah yang terpenting aku tidak sudi ikut berdagang dengan ibu.

Teman-temanku, mungkin tau. Kalau ayahku telah meninggal. Tapi mereka tidak pernah tau kalau keluargaku jatuh miskin. Ibu berhasil mendapatkan beasiswa untukku sehingga aku tidak perlu membayar uang sekolah sampai aku lulus smp nanti. Tapi kehidupan sekolah yang aku rasakan berbeda dengan saat ayah ada dulu. Kini aku jarang sekali makan dikantin. Aku membawa bakmi buatan ibu setiap hari yang membuatku bosan, ketika teman-teman mengajakku makan. Aku selalu berkata.

“ aku lagi gak mau makan di kantin, gak mood” atau “ aku sedang diet” padahal aku tidak mempunyai uang.

Tapi, kalau aku lagi beruntung, bila seorang teman yang sedang ulang tahun, maka tanpa ragu aku akan membuang bakmi buatan ibuku dengan makanan kantin traktiran. Karena aku juga pintar, aku tau bagaimana memanfaatkan teman-temanku yang bodoh. Sekedar untuk membuatkan atau mengerjakan PR Sekolah, itu bisa membuatku memiliki uang saku. Ibu tidak akan memberikan uang jajan lebih padaku. Ia hanya menjatahku 5000 sehari dan bisa dibayangkan bagaimana aku hidup dengan uang sekecil itu.

Agar teman-temanku tidak pernah tau ibuku berjualan bakmi. Aku selalu menghindar saat melihat ibu berdagang di jalanan pasar. Aku mencari jarak yang lebih jauh untuk berputar sampai ke belakang jalan rumah susunku yang jelek. Karena daerah kumuh, tentu saja teman-temanku tidak akan selevel untuk menuju kesana. Kalaupun ingin mengerjakan tugas rumah. Ya aku menuju rumah mereka, setelah puas tidur di ranjang empuk sahabatku. Aku pulang dan menderita bersama kasur keras rumahku.

Ibu walau bekerja dari pagi hingga sore hari. Ia tidak pernah berhenti untuk bertanya tentang pekerjaan sekolahku. Ia tetap memperhatikan diriku dan entah mengapa sejak menjadi miskin seperti ini hubungan kami menjadi dingin, aku tetap berpendapat kematian ayah dikarenakan oleh ibu atas kesalahan ini. kalau saja saat itu, ia tidak meminta ayah menjemputnya di salon. Ayah tidak akan mengalami kecelakaan. Jadi sejak miskin seperti ini..  Aku hanya selalu menjawab sepatah kata ketika ia bertanya.

Kemiskinan kami berjalan sampai akhirnya aku duduk bangku sekolah menengah umum dan lulus dengan nilai yang baik sehingga mendapatkan beasiswa di sekolah sma favorit. Untuk membeli baju sekolah baru saja ibu tidak mampu karena masih harus membayar hutang ayah. Ia malah menerima sumbangan dari tetangga kami yang kebetulan sudah lulus sma dan memberikan pakaian itu padaku.

“ aku gak mau pakai baju bekas. Mending aku gak usah sekolah.”

“ angel, kamu harus paham keadaan kita. Pakailah baju ini untuk sekolah, untuk sementara sampai ibu bisa memberikan yang baru.”

“ dari dulu juga ibu selalu bilang ingin beli ini itu?, tapi ujung-ujungnya bohong. Kenapa sih bu? kita jadi semiskin ini, kalau ayah masih ada! Ia ga mungkin kasih aku baju bekas kayak gini” teriak aku kasar dan meninggalkan rumah.

“ angel mau kemana?”

“ mau cari angin. Bosen sama keadaan rumah yang miskin kayak gini!

Jika aku marah, ibu tidak akan marah padaku. Entah berapa banyak keluhan dan kemarahan yang aku lakukan untuknya. Yang aku tau, aku hanya ingin hidup kami seperti dulu. Tidak sesulit dan semiskin ini. Tuhan rasanya tidak pernah adil dengan hidupku, ia seperti mempermainkan aku.

Sekolah baruku ini lebih nyaman dengan keadaanku karena semua anak-anak di sekolahku anak baru yang tidak tau latar belakangku, walaupun sekolah ini masih khusus bagi mereka anak-anak mampu. Sebagian dari anak-anak di kelas mungkin menyukaiku tapi yang lainnya terkadang memandangku dengan aneh. Terkadang aku mendengar bisikan yang cukup membuat telingaku panas.

“ itu si Angel, orang tuanya mampu gak sih? kok bajunya dekil ya.. emangnya sekolah ini terima anak kayak gitu ya “kata Agnes kepada teman-temannya.

“ denger-denger sih dapat sekolah gini karena beasiswa” ujar teman agnes sengaja saat aku lewat.

Aku ingin marah mendengar mereka bergosip tapi aku lebih berpikir cerdik untuk tidak meladenin omongan mereka daripada apa yang mereka bicarakan semakin meluas karena aku tanggapi. Sepulang sekolah, aku menangis. Tidak terima dengan kata-kata temanku. Ibu kebetulan sedang pulang mengambil bakmi yang habis.

“ angel hari ini dagangan ibu habis loh,, ibu senang banget” kata ibu padaku dan ia tiba-tiba melihatku menangis.

“ kenapa kamu nangis..”

“ emang ibu peduli? Ibu mana peduli sama hidup aku”

“ kenapa bilang begitu..”

“ aku malu bu, semua orang ledekin baju dekil ini..aku gak mau sekolah lagi besok?”

Ibu hanya menghela nafas. Kemudian pergi setelah mengambil bakmi di kulkas. Ia menutup pintu dengan air mata. Ia berdagang tanpa semangat. Menghitung setiap uang yang ia dapatkan dari semangkok bakmi yang terjual. Menyisakan sebagian untuk modal besok. Ia bangun pagi sekali untuk membeli sayur dan kebutuhan berjualan bakmi. Bahkan aku rasa ia hanya tidur 3 jam untuk sehari-harinya. Wajahnya yang cantik dulu kini menjadi tidak terawat. Ia menjadi saat buruk dengan tambahan kantung hitam dibawah matanya.

Suatu malam saat aku tertidur, ibu pulang dengan keadaan pincang. Ia seperti kelelahan membawa barang barang belajaan dipasar. Ia mengelus ngelus kakinya. Aku memperhatikannya.

“ ibu kenapa?”

“ jatuh saat ke pasar. Licin. Sakit sekali.. rasanya terseleo besok ibu coba urut..”

“ kalau gitu gak usah lagi ke pasar. Uda tau licin dan jorok. Beli aja di supermarket”

“ kalau gak beli disana. Ibu ga ada untung angel, disana lebih murah..”

“ terserah ibu.”

“ besok bantu itu dorong grobak ya ke lapak..”

Aku tidak menjawab dan tertidur. Keesokan paginya, saat aku terbangun aku melihat ibu mendorong gelobak dengan kaki yang kesakitan. Aku ingin membantu tapi tiba-tiba ada agnes dan kawan-kawan yang sedang berjalan. Karena tidak ingin malu, aku pun memutuskan untuk langsung pergi ke sekolah. Saat di kelas. Agnes dan kawan-kawan menikmati bakmi. Bakmi yang aku tau itu ia beli dari ibuku.

“ bakminya enak ya?besok beli lagi yuk. Ada yang mau nitip?”

“ beli dimana sih? “ Tanya teman yang lain.

“ tuh di ibu pincang.. di depan jalan rumah susun pasar.”

Aku jadi was-was kalau sampai tau mereka membeli bakmi itu dari ibuku. Ketika pulang aku meminta ibu untuk tidak jualan besok. Tapi ibu menolak karena tidak memiliki alasan untuk itu. Aku marah dan memutuskan pergi dari rumah malam itu. Di jalan aku bertemu dengan seorang anak yang aku rasa tinggal di  rumah susun. Ia bernama Aji. Ia manawarkan aku botol aqua saat aku termenung di teras lantai rumah susun.

“ kok bengong, neh minum..” tawarnya dan aku terdiam.

“ masih di segel kok aman. Loe anaknya sini ya? Gua temannya tetangga loe. Kita satu sekolah kok, Cuma bedanya gua uda kelas 3 loe masih kelas 1, kebetulan gua lagi ke rumah saudara gua disini dan liat loe.. ”

Aku menerima minuman itu dan mulai merasa nyaman dengan aji.
“ namanya siapa kalau boleh tau. Kok malam-malam gini diteras rumah susun sendirian?””

“ angel, gua kalau lagi BT ya disini.. dan gua emang tinggal disini gak masalah kan?“

“ gak masalah lah? Emang kenapa kalau tinggal disini?”

“ kirain masalah..?”

“oh pasti ada masalah ya. Mau cerita?”

Aku tidak bercerita padanya tapi akhirnya memiliki sahabat baru yang bisa membuatku nyaman malam itu. Keesokan paginya. Aku duduk di kelas sambil mengerjakan tugas teman-teman sekolahku. Lumayan untuk membantu uang jajanku. Tiba-tiba agnes berada di kelas bersama teman-teman genknya,

“ ngomong-ngomong, di sekolah ini yang namanya angel itu ada berapa ya? Katanya ibu bakmi itu punya anak sekolah disini namanya angel loh.. “

“ ibu bakmi yang mana?”

“ ibu bakmi yang tadi pagi kita makan, yang pincang itu..”

“ atau jangan-jangan angel yang ibu pincang itu maksud si..” kata mereka meliriku.
Aku langsung meninggalkan kelas. Apa jadinya hidupku kalau anak-anak satu sekolah ini tau kalau aku anak pedagang bakmi. Saat aku di taman, aji tiba-tiba muncul.

“ kenapa sih setiap gua ketemu loe. Loe itu mukanya kok bt selalu?”

“ gua agak sebel sama teman-teman di kelas, suka banget gossip.. jadi ga mood aja”

“ gosiipin loe..?”..” begitulah..” jawabku.

“ cuekin aja kalau gossip aja mah.. namanya gossip kan ga tentu benar. Bawa asyik aja. Eh ngomong-ngomong, kalau mau pulang sekolah nonton gimana?”

“ hm…?” kataku ragu. “ gua traktir.. tenang aja”

Dan akhirnya pulang sekolah kami pun berangkat nonton. Rasanya kehadiran aji membuat aku lebih memiliki banyak hal yang baik. Ia membuat aku merasa lebih dihargai kebanding teman-temanku yang norak dan hobbynya bergosip. Aku pulang ke rumah dan saat itu ibu melihatku bersama aji saat ia menurunkan aku dari motornya. Ia mendekatiku.

“ siapa angel?”

“ tante aku aji, teman sekolah Angel..” kata aji.

“oh iya, aku ibu angel..” kata ibu dan aku hanya terdiam,

“ kalian lapar? Kalau lapar bisa makan bakmi di tempat dagang tante…” kata ibu dan aku terkejut marah

“ aku gak lapar. Aku mau pulang aja..”

“ tante dagang bakmi..?” Tanya aji pada ibu.

“ ia dekat depan sini, ayo dicoba siapa tau bisa promosi ke teman-teman..”

“ apa-apaan sih ibu. “ kataku dan  meninggalkan mereka berdua.
Aji dan ibu hanya saling menatap.

“ maafin ya, si angel sifatnya agak gampang marah, kalau kamu gak sempat makan bakmi buatan tante bisa besok atau kapan-kapan saja..”

“ iya tante..”

Aku merasa marah karena ibu menawarkan bakmi kepada aji. Seharusnya aji tidak perlu tau ibu berdagang bakmi. Aku tidak bicara seharian dengan ibu aku jadi bingung bagaimana sekarang menghadapi aji yang pasti bertanya-tanya tentang ibuku.
Keesokan paginya sebelum sekolah, Agnes dan kawan-kawan sudah muncul di lapak bakmi ibu.

“ ibu aku mau Tanya. Anak ibu yang sekolah ditempat kami itu. Angel yang anak kelas 1 kan, itu yang mana sih orangnya?”

“ oh.. anak ibu yang tinggi dan rambutnya panjang. Tunggu sebentar. Di dompet ada fotonya..siapa tau kalian kenal.”

Lalu ibu menunjukkan foto aku dan agnes bersama kawan-kawannya langsung mendapatkan berita headlines yang luar biasa membahagiakan. Mereka langsung ke sekolah. Saat itu aku membaca komik yang aku pinjam dari temanku Hendra, ia bertubuh gemuk dan sedikit bodoh tapi menjadi sahabat baik yang selalu banyak membantuku dikelas. Saat bel berbunyi. Guru sekolahku belum masuk, tiba-tiba agnes langsung berdiri dikelas.

“ teman-teman ada pengumumanan neh..” teriak agnes.

Mereka semua langsung menatap agnes dan aku pun begitu.
“ dengerin neh ye pada.. kalau semua disini suka bakmi. Yang mau beli bakmi enak dan yang biasa gua makan sama teman-teman bisa pesan ke gua. Bakminya enak loh. Kalau kalian mau.. order di gue aja. Cuma 10.000 semangkok..lumayan itung-itung bantu ibu itu, kasihan pincang dan anaknya juga kayaknya butuh biaya buat sekolah…”

Sepertinya anak-anak sangat tertarik dengan bakmi itu. Guru sekolah masuk. Agnes pun duduk dengan senyum-senyum puas menatapku. Saat istirahat sekolah tiba-tiba ia mendekatiku.

“ ngel, neh pesanan bakmi.. kasih ke nyokap loe..”

“ apa-apaan sih loe..”

Mereka saling menatap dan tiba-tiba tertawa sambil meledekku.
“ kok loe pura-pura bego gitu sih, bukannya ibu pincang yang jualan bakmi itu nyokap loe. Tadi pagi dia cerita ke kita-kita kok. Malah minta bantuan promoin bakmi dia.. kita-kita kan baik. Akhirnya bakmi nyokap loe gua promosiin dan pesanan banyak.. nek kasih ke nyokap loe. Niat baik kok ditolak..” kata agnes sambil memberikan kertas padaku.
Aku mengambilnya dan merobek lalu melempar kepadanya.

“ loe gak usah cari gara-gara ya..berengsek” kata agnes dan kami pun berkelahi.
Setelah dipisahkan agnes berteriak-teriak menghinaku dengan wajahnya yang lebam begitu pula aku.

“ dasar loe orang miskin gak tau diuntung, uda bagus gua bantu jualarin bakmi emak loe.. sekali miskin tetap miskin!!”

Aku pulang dengan perasaan marah. Mengapa ibu tega melakukan ini dan mempermalukan aku. Saat itu aku menangis dirumah. Ibu sedang berdagang , ketika ia berjalan mengantar mangkok ke pelanggan tiba-tiba ia terjatuh karena kakinya kesakitan. Pembeli itu mendekati ibu.

“ ibu kenapa kakinya gak di urut aja sih atau bawa ke dokter..”

“ gapapa, ini entar juga sembuh sendiri.. “

Hari ini ibu pulang lebih pagi dari berdagang. Seorang pelanggan mendekat
“ kok pagi amet tutupnya, padahal saya mau makan?”

“ iya neh, anak saya ulang tahun.. saya mau ke pasar beli baju buat dia..”

Ibu sengaja menahan rasa sakit itu bukan karena ia tidak ingin pergi ke tukang urut untuk mengobatinya. Tapi ia memiliki alasan lain karena ia ingin memberikan aku hadiah, hadiah sebuah pakaian seragam sekolah baru untukku. Ia tampak puas dengan barang belajaan yang ia beli. Saat itu pulang dengan gembira  dan tiba-tiba terkejut melihat wajahku yang lebam.

“ kamu kenapa bisa kayak gini? Kamu jatuh kenapa angel?”

“ ibu mau tau kenapa? Semua gara-gara ibu, buat apa ibu minta agnes untuk bantuin jualan bakmi di sekolah, ibu gak tau semua orang jadi tau aku anaknya tukang jual bakmi pincang itu!!”

Tiba-tiba ibu menamparku dan itulah tamparan pertama dia dalam hidupku. Aku marah dan pergi dari rumah berlari diatas hujan lebat. Ibu menangis dan terduduk di kursi meja makan dengan wajah lesuh. Aku tidak tau harus berlari kemana dan tanpa arah. Aku hanya terduduk dan terdiam diantara hujan dan menangis. Merasa hidup ini tidak pernah adil, mengapa aku harus mengalami kemiskinan. Aku tertidur di halte bus. Dan saat aku bangun hujan telah hilang. Jam 11 malam saat itu.

Aku berjalan pulang dan tiba-tiba seorang tetangga memberitahu aku kalau ibu terjatuh dari tangga. Kini ibu sedang dirawat dirumah sakit. Aku terkejut dan langsung menuju rumah sakit. Melihat ibu dengan keadaan kakinya penuh bebat. Ia patah kaki karena terjatuh dari tangga.

“ kenapa ibu bisa sampai begini?” tanyaku.

“ ibu ingin turun dan cari kamu tiba-tiba ibu terjatuh dari tangga, ibu minta maaf sudah menampar kamu..”

Aku terdiam dan berusaha melupakan masalah itu. Dokter kemudian memeriksanya dan ia berkata padaku ibu  harus menginap beberapa hari.

“ kata dokter ibu gak boleh pulang dulu, ibu harus di rawat disini. “

“ tapi biaya rumah sakit mahal, kita mana mampu angel..”

“ mana aku tau.. siapa suruh ibu jadi begini. Angel mau pulang dulu. Ngantuk dan besok harus sekolah.”

Kataku kesal walaupun merasa kasihan terhadap ibu tapi harga diriku terlalu tinggi untuk menunjukan rasa peduliku pada ibu. Saat aku pulang tiba-tiba aku melihat, kue ulang tahun kecil dan baju seragam sekolah baru. Saat itulah aku sadar, ibu menyiapkan ulang tahunku hari ini. aku terlalu sibuk karena stres memikirkan masalah sekolah sampai tidak sadar. Seragam baru itu membuatku sedikit bisa pamer besok di sekolah. Ingin aku mengucapkan terima kasih pada ibu tapi sayang ia tidak ada rumah. Minimal besok, aku bisa katakan itu bila aku ingat!!

Ibu bisa keluar rumah sakit tiga hari kemudian dengan biaya uang yang sangat banyak dan menghabiskan tabungan. Untuk sementara ia tidak berdagang bakmi dan itu bisa membuatku selamat dari gosip agnes yang sedang gencar2nya meledekku dengan anak tukang bakmi. Walau tanpa penghasilan, tapi aku bisa bertahan dengan uang tips mengerjakan pr teman-teman sekelas. Aku tidak lagi butuh uang jajan dari ibu.

2 bulan kemudian ibu sudah mulai bisa berjalan dengan tongkat. Suatu malam aku tidak mampu bangkit dari tempat tidur dan Tubuhku panas dingin. Ibu cemas dan membawaku ke dokter. Ternyata aku terjangkit virus demam berdarah dan masuk fase kritis. Biaya yang sangat besar membuat ibu sangat bingung dengan keadaannya yang tidak lagi berdagang bakmi. Tanpa memikirkan biaya ibu memaksakan aku dirawat. Saat itu ia hanya terdiam lemas menatapku tak berdaya. Dan dirumah sakit itu ada seorang suami yang menangis karena istrinya sekarat. Ia membutuhkan ginjal untuk istrinya. Tapi tidak ada donor yang bersedia untuk menolong kelangsungan istrinya. Ibu mendekat dan tiba-tiba ia menawarkan dirinya. Orang itu menawarkan sejumlah uang pada ibu. Demi aku, ibu pun rela menyumbangkan satu ginjalnya.

Berkat ginjal yang ibu sumbangkan aku bertahan hidup Karena ibu langsung memindahkan aku ke perawatan yang terbaik di rumah sakit itu.  Saat aku sembuh beberapa hari kemudian, aku tidak melihat ibu. Aku hanya melihat Aji datang bersama Hendra sahabatku. Sampai akhirnya aku keluar rumah sakit beberapa hari kemudian. Tidak ada yang menjemputku, mereka bilang ibu sedang keluar kota untuk bertemu dengan keluarganya meminta bantuan uang. Padahal yang aku tau biaya rumah sakit telah terlunasi. Ibu sengaja bilang ia keluar kota agar ia tidak tau kalau ia dalam masa perawatan.

Tapi aku salah dan semakin menyadari kehilangan ibu. Sudah dua minggu aku tidak melihat ibu dan akhirnya seorang tetangga memberitahu aku kalau ibu dirawat dirumah sakit yang sama dengan anaknya sebab mereka tidak sengaja melihart ibu. Aku langsung menuju rumah sakit. Ibu tergelatak lemas di tempat tidur. Ia melihatku dengan air mata.

“ kenapa ibu bisa dirawat disini? Ibu sakit apa?”

“ ibu gapapa, sebentar lagi juga bisa keluar..”

“ ibu katakan pada angel, ibu kenapa.. jujurlah ibu..”

“ ibu gapapa nak.. ibu Cuma sakit..”

Aku tidak memaksa ibu untuk jujur lagi karena ia seperti kesakitan menahan perutnya. Malam itu aku menjaganya. Tiba-tiba ibu mengajakku bicara. Aku jadi ingat seragam sekolah dulu.

“ ibu.. terima kasih baju sekolahnya.. angel belum sempat bilang kemarin..”

“ iya nak, sama-sama. Angel maafkan ibu, bukan ibu selama ini tidak ingin membahagikan kamu. Ibu tau kamu marah karena kematian ayahmu. Ibu sudah berusaha untuk sebisa ibu membahagiakan kamu seperti saat-saat kita dulu bersama ayah. Tapi ibu gagal, ibu hanya bisa membuat kamu marah. Ibu benar-benar menyesal, maafkan ibu“

“ kenapa ibu bicara seperti ini, sudah tidak usah dibahas. Angel juga gak pernah berpikir begitu”

“ ibu, bukanlah ibu yang baik. Sampai tidak mampu membelikan kamu celana dalam ketika kamu dewasa bahkan tidak tau bagaimana harus membelikan kamu baju baru, ibu menahan rasa sakit di kaki ibu hanya untuk mengumpulkan uang agar kamu mendapatkan pakaian yang layak, tapi sebanyak apapun ibu bekerja, hutang yang ayah kamu tinggalkan tidak pernah habis.. bahkan hingga detik ini.” kata ibu menangis

“ sudah bu.. jangan teruskan.. angel minta maaf. Angel ga pernah ngerti perasaan itu. Angel egois dan tidak terima pada kenyataan kalau kita memang sudah bukan yang dulu..” kataku memeluk ibu yang menangis.

“ ibu hanya berharap. Ibu bisa mengubah keadaan seperti dulu lagi.. Cuma itu nak..”

Malam itu, aku baru tau betapa besar pengorbanan ibu padaku, rasa egois yang membuatku sadar bahwa aku begitu durhaka tak pernah menghargai pengorbanan yang ia lakukan. Aku memeluk ibu dan berjanji dalam hatiku ketika ia sembuh, aku akan membahagiakan dia dengan cara apapun. Ibu tidak semakin baik dari hari ke hari. Sampai akhirnya, ia meninggal malam setelah memelukku. Aku menangis kehilangan ibu dalam hidupku.

Dokter mengatakan ibu tidak mengalami hal baik setelah mendonorkan satu ginjalnya. Hal yang membuatku begitu pilu dan sedih, ibu melakukan semua itu untuk membuat hidupku terus ada. Ia rela menjual ginjalnya agar hutang ayah terlunasi. Agar masa depanku terjamin dengan uang donor itu tapi ia sendiri harus pergi dengan keadaan tanpa pernah melihatku dewasa seperti impiannya.

Hal terakhir yang ia katakan padaku, membuatku begitu berat untuk melupakan semua kebaikannya.
“ bagaimanapun ibu marah padamu, kemarahan ibu adalah kasih sayang. Tidak ada ibu yang akan marah tanpa alasan kepada anaknya. Kelak ketika kamu menjadi ibu,kamu akan mengerti, ibu di dunia manapun selalu ingin anaknya bahagia. Walau dengan kemarahan caranya..”

Andai saja ada penyesalan dan waktu yang berulang, aku tidak akan pernah melakukan kebodohan terbesar dalam hidupku menyia-yiakan pengorbanan ibu.

Tapi waktu adalah tempat yang kejam bagi mereka yang tidak pernah bisa menghargainya, seperti aku yang hanya bisa menangis menatap waktu-waktu indah yang seharusnya aku gunakan bersama ibu tapi kini hanya bisa terkenang dalam kenangan.
Semoga kisah ini bisa mengajarkan kita untuk mengerti

Kasih ibu mungkin tidak akan sempurna bagi hidup kita. Tapi kasih ibu adalah kasih tanpa balasan yang tidak akan pernah tergantikan dengan kesempurnaan hidup apapun di dunia ini.
tamat


READMORE