Sejarah dan Perkembangan Tablet





Sekarang ini siapa yang tidak kenal Tablet PC, gadget terbaru ini memang sedang trend di kalangan gadget freak dan bahkan masyarakat umum. Tablet PC adalah laptop atau komputer portable berbentuk buku. Memiliki layar sentuh atau teknologi tablet digital yang memungkinkan pengguna komputer mempergunakan stylus atau pulpen digital selain keyboard ataupun mouse komputer. Istilah ini dipopulerkan oleh Microsoft pada tahun 2001, tetapi PC tablet sekarang mengacu pada setiap komputer pribadi yang berukuran tablet, pun jika tidak menggunakan Windows melainkan sistem operasi PC yang lain. Tablet dapat menggunakan papan ketik virtual dan pengenalan tulisan tangan untuk input teks melalui layar sentuh.
Ide dari komputer tablet bukanlah hal baru. Sejarah tablet dimulai pada tahun 1968, seorang ilmuwan komputer bernama Alan Kay mengemukakan bahwa dengan kemajuan flat-panel dalam teknologi layar, user interface, miniaturisasi komponen komputer dan beberapa pekerjaan eksperimental dalam teknologi WiFi. Alan Kay bukanlah satu – satunya karena sebelumnya telah banyak nama – nama besar yang memiliki andil dalam proses penemuan serta penyempurnaannya hingga saat ini. Sejarah tablet selanjutnya, pada tahun 1972, ia menerbitkan sebuah makalah tentang perangkat dan menyebutnya sebagai “Dynabook”. Sketsa dari Dynabook menunjukkan perangkat yang sangat mirip dengan komputer tablet yang kita miliki saat ini, dengan beberapa pengecualian. Pada Dynabook, baik layar dan* keyboard* semua pada pesawat yang sama. Tapi visi Kay bahkan melangkah lebih jauh. Dia memperkirakan bahwa dengan teknologi layar sentuh yang tepat, Anda bisa menampilkan keyboard virtual, dalam konfigurasi pada layar itu sendiri.
Kay terdepan pada waktu itu. Sejarah tablet membuktikan bahwa membutuhkan waktu hampir empat dekade sebelum tablet mirip dengan apa yang dia bayangkan mengambil hati publik. Tapi itu bukan berarti tidak ada komputer tablet di pasar selama 4 dekade tersebut selain konsep Dynabook dan iPad Apple yang terkenal. Tablet yang pertama muncul di pasar adalah GRiDPad. Pertama kali diproduksi pada tahun 1989, GRiDPad termasuk layar sentuh kapasitansi monokromatik dan stylus kabel. Beratnya hanya di bawah 2,26 kilogram. Dibandingkan dengan tablet hari ini, GRiDPad itu besar dan berat, dengan baterai pendek yang hanya bertahan tiga jam. Dan orang di balik GRiDPad itu adalah Jeff Hawkins, yang kemudian mendirikan Palm. Kemudian terdapat pula komputer tablet lain berbasis pena namun ia tidak menerima banyak dukungan dari masyarakat.
Apple lah yang pertama memasuki medan tablet dengan Newton, sebuah perangkat yang menerima jumlah kecintaan dan ejekan selama bertahun-tahun. Sebagian besar kritik untuk Newton berfokus pada pengenalan tulisan tangan perangkat lunaknya. Hingga akhirnya puncak sejarah tablet dimulai ketika Steve Jobs mengungkapkan iPad pertama ke pasar, dan meyakinkan pasar bahwa komputer tablet dapat menjadi produk konsumen yang layak. Saat ini, perusahaan seperti Apple, Google, Microsoft dan HP berusaha untuk memprediksi kebutuhan konsumen, sementara merancang generasi berikutnya dari perangkat tablet. Penemuan tablet pc merupakan penyempurnaan dan pengembangan dari teknologi komputer yang sudah ada. Maka tidak pernah disebut secara khusus siapa yang menemukannya.


READMORE
 

Generasi Komputer


GENERASI PERTAMA

Komputer generasi pertama masih sangat sederhana dan belum kompleks penggunaanya. Komputer generasi pertama belum dapat memperoses masalah-masalah yang rumit. Ukuran komputer generasi pertama sangat besar dan prosesnya pun masih lambat.

Komputer generasi pertama menggunakan tabung vakum (vacuum tube) untuk memproses dan menyimpan data. Tabung vakum berukuran seperti lampu kecil. Tabung vakum cepat panas dan mudah terbakar. Ribuan tabung vakum diperlukan untuk mengoperasikan komputer generasi pertama. Komputer generasi pertama murni berupa peralatan elektronik yang berfungsi untuk membantu ilmuwan menyelesaikan masalah perhitungan matematika secara cepat dan tepat. Ukurannya yang besar mirip komputer induk atau komputer utama.

Contoh komputer generasi pertama adalah ENIAC (Electronic Numerical Integrator And Calculator) yang dibuat oleh Dr John Mauchly dan Presper Eckert tahun 1946.



ilustrasi :  Komputer generasi pertama




GENERASI KEDUA

Komputer generasi kedua menggunakan transistor dan dioda untuk menggantikan tabung vakum, walaupun keduanya juga mudah terbakar. Pada komputer generasi kedua, diperkenalkan cara baru untuk menyimpan data, yaitu dengan penyimpanan secara magnetik. Penyimpanan secara magnetik menggunakan besi-besi lunak yang dililit oleh kawat. Kecepatan proses komputer generasi kedua lebih cepat dibandingkan generasi pertama. Awalnya, komputer generasi kedua menggunakan bahasa program tingkat tinggi, seperti FORTRAN (1954) dan COBOL (1959). Kedua bahasa program itu menggantikan bahasa mesin (low level language). Pada generasi ini, ukuran komputer lebih kecil. Komputer generasi ini digunakan untuk proses data di bidang perniagaan, universitas, dan militer.

Contoh :  komputer pada generasi kedua adalah DEC PDP-8, IBM 700, dan IBM 7094.



ilustrasi : komputer generasi kedua




GENERASI KETIGA

Komputer generasi ketiga dibuat dengan menggabungkan beberapa komponen di dalam satu tempat. tampilan dari komputer juga disempurnakan. Selain itu, pada komputer generasi ketiga penyimpanan memorinya lebih besar dan diletakkan di luar (eksternal). Penggunaan listriknya lebih hemat dibandingkan komputer generasi sebelumnya. Ukuran fisiknya menjadi lebih kecil sehingga lebih menghemat ruang. Komputer generasi ketiga juga mulai menggunakan komponen IC atau disebut chip.Komputer jenis ini dapat digunakan untuk multiprogram.

Contoh :  komputer generasi ketiga adalah Apple II, PC, dan NEC PC.


ilustrasi : komputer generasi ketiga




GENERASI KEEMPAT

Komputer generasi keempat masih menggunakan IC/chip untuk pengolahan dan penyimpanan data. Komputer generasi ini lebih maju karena di dalamnya terdapat beratus ribu komponen transistor. Proses pembuatan IC komputer generasi ini dinamakan pengintegrasian dalam skala yang sangat besar. Pengolahan data dapat dilakukan dengan lebih cepat atau dalam waktu yang singkat. Media penyimpanan komputer generasi ini lebih besar dibanding generasi sebelumnya. Komputer generasi ini sering disebut komputer mikro.

Contohnya: PC (Personal Computer). Teknologi  IC  komputer generasi ini yang membedakan antara komputer mikro dan komputer mini serta main frame. Beberapa teknologi IC pada generasi ini adalah Prosesor 6086, 80286, 80386, 80486, Pentium I, Celeron, Pentium II, Pentium III, Pentium IV, Dual Core, Core to Duo, Quad Core, Core i3, i5, i7, Ivy bridge (buatan Intel), dan ada juga AMD K6, Athlon dsb. Generasi ini juga mewujudkan satu kelas computer  yang  disebut komputer super.



ilustrasi : komputer generasi keempat




GENERASI KELIMA

Komputer generasi kelima memang belum terwujud karena komputer generasi ini merupakan komputer impian masa depan. Pembuatan bentuk komputer generasi kelima tentunya akan lebih kompleks. Komputer generasi kelima ini diperkirakan mempunyai lebih banyak unit pengolahan yang bekerja secara serentak untuk menyelesaikan lebih dari satu masalah dalam waktu bersamaan. Komputer generasi ini juga mempunyai memori yang besar. Komputer impian ini diperkirakan akan mempunyai kepandaian tersendiri atau dapat membuat keputusan sendiri. Sifat luar biasa komputer ini disebut sebagai kecerdasan buatan.





Sumber                :


READMORE
 

Sejarah Bahasa Indonesia


Masa lalu sebagai bahasa Melayu

Bahasa Indonesia adalah varian bahasa Melayu, sebuah bahasa Austronesia dari cabang bahasa-bahasa Sunda-Sulawesi, yang digunakan sebagai lingua franca di Nusantara kemungkinan sejak abad-abad awal penanggalan modern. Aksara pertama dalam bahasa Melayu atau Jawi ditemukan di pesisir tenggara Pulau Sumatera, mengindikasikan bahwa bahasa ini menyebar ke berbagai tempat di Nusantara dari wilayah ini, berkat penggunaannya oleh kerajaan Sriwijaya yang menguasai jalur perdagangan.

Istilah Melayu berasal dari kerajaan Malayu, sebuah Kerajaan Hindu-Budha pada abad ke-7 di hulu sungai Batanghari, Jmabi di pulau Sumatera, jadi secara geografis semula hanya mengacu kepada wilayah kerajaan tersebut yang merupakan sebagian dari wilayah pulau Sumatera. Dalam perkembangannya pemakaian istilah Melayu mencakup wilayah geografis yang lebih luas dari wilayah Kerajaan Malayu tersebut, mencakup negeri-negeri di pulau Sumatera sehingga pulau tersebut juga Bumi Melayu seperti disebutkan dalam Kakawin Nagarakretagama.

Dalam perkembangannya orang Melayu migrasi ke Semenanjung Malaysia (Hujung Medini) dan lebih banyak lagi pada masa perkembangan kerajaan-kerajaan Islam yang pusat mandalanya adalah kesultanan Malaka. Pada tahun 1512, kesultanan Malaka dimusnakan oleh portugis. Sehingga penduduknya diaspora sampai ke kawasan timur kepulauan Nusantara.

Secara sudut pandang histori juga dipakai sebagai nama bangsa yang menjadi nenek moyang penduduk kepulauan Nusantara, yang dikenal sebagai rumpun Indo-Melayu terdiri Proto Melayu (Melayu Tua/Melayu Polinesia) dan Deutero Melayu (Melayu Muda). Kerajaan Sriwijaya diketahui memakai bahasa Melayu (sebagai bahasa Melayu Kuna) dari abad ke-7 sebagai bahasa kenegaraan.


Bahasa Indonesia
Bahasa Indonesia adalah bahasa resmi republik Indonesia dan bahasa persatuan indonesia. Bahasa Indonesia diresmikan penggunaannya setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, tepatnya sehari sesudahnya, bersamaan dengan mulai berlakunya konstitusi. Di Timor Leste, bahasa Indonesia berstatus sebagai bahasa kerja.
Dalam perkembangannya ia mengalami perubahan akibat penggunaannya sebagai bahasa kerja di lingkungan administrasi kolonial dan berbagai proses pembakuan sejak awal abad ke-20. Penamaan "Bahasa Indonesia" diawali sejak dirancangkannya Sumpah Pemuda, 28 Oktober 1928. Hingga saat ini, Bahasa Indonesia merupakan bahasa yang hidup, yang terus menghasilkan kata-kata baru, baik melalui penciptaan maupun penyerapan dari bahasa daerah dan bahasa asing.
Meskipun dipahami dan dituturkan oleh lebih dari 90% warga Indonesia, Bahasa Indonesia bukanlah bahasa ibu bagi kebanyakan penuturnya. Sebagian besar warga Indonesia menggunakan salah satu dari 748 bahasa yang ada di Indonesia sebagai bahasa ibu. Penutur Bahasa Indonesia kerap kali menggunakan versi sehari-hari dan atau mencampuradukkannya dengan dialek Melayu atau bahasa ibu lainnya.
Meskipun demikian, Bahasa Indonesia digunakan sangat lusa di perguruan-perguruan, di media massa, satra, perangkat lunak, surat-menyurat resi, dan berbagai forum publik lainnya. Sehingga dapatlah dikatakan bahwa Bahasa Indonesia digunakan oleh semua warga Indonesia.


Referensi: 


READMORE
 

Jurnal 2

Jurnal Pengaruh Sosial Budaya Terhadap teknologi
 Arini Wiji Alfiani
Fakultas Teknik Industri, Teknik Informatika, Universitas Gunadarma
arini.alfiani@yahoo.com

Abstrak

Pada zaman modern seperti ini komputer telah mengalami evolusi. perkembangan ini tentu saja diikuti oleh seluruj masyarakat di dunia. Perkembangan ini dilakukan untuk memperbaiki teknologi-teknologi sebelumnya. yang kemudian perkembangannya menjadi semakin baik dan baik lagi. Teknologi ini berkembang untuk menyelesaikan sebuah permasalahan dengan cara yang mudah dan cepat. Teknologi Informasi dan komunikasi yang perkembangannya begitu cepat secara tidak langsung mengharuskan untuk menggunakannya dalam segala aktivitasnya.


1. Pendahuluan

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang cukup pesat sekarang ini sudah menjadi realita sehari-hari bahkan merupakan tuntutan masyarakat yang tidak dapat ditawar lagi. Tujuan utama perkembangan iptek adalah perubahan kehidupan masa depan manusia yang lebih baik, mudah, murah, cepat dan aman. Perkembangan iptek, terutama teknologi informasi (information technology) seperti internet sangat menunjang setiap orang mencapai tujuan hidupnya dalam waktu singkat, baik legal maupun illegal. Dampak buruk dari perkembangan “dunia maya” ini tidak dapat dihindarkan dalam kehidupan masyarakat modern saat ini dan masa depan khususnya bagi generasi muda.
Adanya penyalahgunaan teknologi informasi yang merugikan kepentingan pihak lain seperti pada generasi muda sudah menjadi realitas sosial dalam kehidupan masyarakat modern sebagai dampak dari pada kemajuan iptek yang tidak dapat dihindarkan lagi bagi bangsa-bangsa yang telah mengenal budaya teknologi (the culture of technology). Teknologi telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan umat manusia dalam dunia yang semakin “sempit” ini. Semua ini dapat dipahami, karena teknologi memegang peran amat penting di dalam kemajuan suatu bangsa dan negara di dalam percaturan masyarakat internasional yang saat ini semakin global, kompetitif dan komparatif. Bangsa dan negara yang menguasai teknologi tinggi berarti akan menguasai “dunia”, baik secara ekonomi, politik, budaya, hukum internasional maupun teknologi persenjataan militer untuk pertahanan dan keamanan negara bahkan kebutuhan intelijen.


2. Budaya
Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni. Bahasa, sebagaimana juga budaya, merupakan bagian tak terpisahkan dari diri manusia sehingga banyak orang cenderung menganggapnya diwariskan secara genetis. Ketika seseorang berusaha berkomunikasi dengan orang-orang yang berbeda budaya dan menyesuaikan perbedaan-perbedaannya, membuktikan bahwa budaya itu dipelajari.
Budaya adalah suatu pola hidup menyeluruh. budaya bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Banyak aspek budaya turut menentukan perilaku komunikatif. Unsur-unsur sosio-budaya ini tersebar dan meliputi banyak kegiatan sosial manusia.
Beberapa alasan mengapa orang mengalami kesulitan ketika berkomunikasi dengan orang dari budaya lain terlihat dalam definisi budaya: Budaya adalah suatu perangkat rumit nilai-nilai yang dipolarisasikan oleh suatu citra yang mengandung pandangan atas keistimewaannya sendiri."Citra yang memaksa" itu mengambil bentuk-bentuk berbeda dalam berbagai budaya seperti "individualisme kasar" di Amerika, "keselarasan individu dengan alam" di Jepang dan "kepatuhan kolektif" di Cina.
Citra budaya yang bersifat memaksa tersebut membekali anggota-anggotanya dengan pedoman mengenai perilaku yang layak dan menetapkan dunia makna dan nilai logis yang dapat dipinjam anggota-anggotanya yang paling bersahaja untuk memperoleh rasa bermartabat dan pertalian dengan hidup mereka.
Dengan demikian, budayalah yang menyediakan suatu kerangka yang koheren untuk mengorganisasikan aktivitas seseorang dan memungkinkannya meramalkan perilaku orang lain.


3. Dampak Teknologi Informatika Terhadap Kebudayaan
   Perkembangan teknologi yang pesat pada era globalisasi ini, sangat besar dampaknya bagi tatanan kehidupan masyarakat. Secara umum, dampak teknologi informasi ini ada yang berdampak positif dan ada juga yang berdampak negatif.
   Kebudayaan ataupun yang disebut peradaban, mengandung pengertian yang luas, meliputi pemahaman perasaan suatu bangsa yang kompleks, meliputi pengetahuan, kepercayaan, seni, moral, hukum, adat-istiadat (kebiasaan), dan pembawaan lainnya yang diperoleh dari anggota masyarakat. (Taylor, 1897)
   Pesatnya kemajuan teknologi informasi saat ini, memungkinkan seseorang untuk menjelajah informasi dengan cepat dan mudah,  mengetahui berbagai hal, berinteraksi dengan orang lain tanpa batasan ruang dan waktu, dan memudahkan kita dalam melakukan suatu pekerjaan. Namun, perkembangan teknologi tidak hanya membawa kemudahan dan dampak positifnya. Disisi lain, kemudahan yang ditawarkan teknologi informasi, membuat berbagai macam informasi dari luar dapat masuk dan mempengaruhi nilai kebudayaan bangsa. Derasnya arus informasi dapat berpengaruh buruk terhadap perilaku seseorang.
    Dengan demikian, kesadaran untuk melestarikan kebudayaan sedikit demi sedikit akan memudar di dalam diri penerusnya akibat perkembangan teknologi yang semakin maju. Sehingga sebagai insan pelajar, kita harus berhati-hati dan bijaksana dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi yang semakin hari semankin berkembang. Berbagai informasi yang dapat kita akses dapat kita filter terlebih dahulu agar dapat membawa pengaruh positifnya bagi kita semua.


4. Kesimpulan
Jadi, dampak yang di timbulkan teknologi informatika terhadap budaya kita ada yang negatif  maupun positif. Dampak positifnya ialah kita dapat mengakses data dan informasi secara cepat dan mudah. Dan juga berinteraksi dengan orang lain. Sedangkan dampak negatifnya ialah dengan kemudahan yang di sediakan oleh tekenologi ini informasi darl luar pun mudah masuk ke dalam bangsa kita sehingga dengan mudah mempengaruhi kebudayaan kita.


5. Daftar Pustaka
http://mablogngoblog.blogspot.com/2012/06/pengaruh-sosial-budaya-terhadap-ilmu.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Budaya





 
 
READMORE